Jumat, 30 Maret 2012

MANAJEMEN

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Secara garis besar manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.

Manajemen memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.

3. Fungsi Pengarahan / Directing / Leading
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.

4. Fungsi Pengendalian / Controling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.

Selasa, 27 Maret 2012

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP PERUBAHAN NILAI-NILAI MASYARAKAT INDONESIA

Globalisasi berasal dari kata “Global” yang berarti universal. Globalisasi sendiri merupakan suatu proses anatar individu, kelompok yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Globalisasi sendiri terbentuk karena adanya kemajuan teknologi jaman sekarang yang semakin canggih. Selain melalui media elektronik globalisasi terjadi juga melalui berbagai cara, misalnya melalui:

1. Lembaga pendidikan (sekolah, kampus, tempat bimbel)
2. Industri internasional
3. Wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia
4. Lembaga internasional
5. Lembaga kenegaraan atau konsulat

Globalisasi berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima adanya globalisasi, namun ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak globalisasi.

Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Dampak Globalisasi itu bisa postif dan bisa juga negatif. Di nilai dari sisi positifnya globalisasi terhadap perubahan nilai-nilai masyarakt Indonesia memiliki dampak positif seperti:

1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
2. Kehidupan yang lebih Baik
Globalisasi mendorong pertumbuhan industri canggih yang merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Sedangkan dampak negatif Globalisasi terhadap perubahan nilai-nilai masyarakat Indonesia meliputi:

1. Munculnya Pola Hidup Konsumtif
Modernisasi dan globalisasi mendorong perkembangan industri yang pesat untuk penyediaan barang kebutuhan masyarakat sehingga tingkat konsumsi masyarakat juga akan meningkat.
2. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Modernisasi dan globalisasi memunculkan sifat kebarat-baratan dari generasi muda. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.

Selasa, 29 November 2011

BAPAK KOPERASI INDONESIA

Bung Hatta dilahirkan di kota Bukittinggi, di tengah dataran tinggi Agam, Sumatera Barat tangal 12 Agustus 1902 dari pasangan keluarga H. Mohammad Djamil (Ayah) dan Siti Saleha (Ibu). Sewaktu kecilnya, Mohammad Hatta sering dipanggil Mohammad Athar, dan ketika masa perjuangan kemerdekaan, beliau lebih populer dengan panggilan Bung Hatta, yang pada saat itu bermakna “saudara seperjuangan”.

Mohammad Hatta merintis karier sebagai aktivis organisasi sejak berusia 15 tahun sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond Cabang Padang. Kesadaran politiknya berkembang karena sering menghadiri ceramah dan pertemuan politik. Salah seorang tokoh politik yang menjadi idola Hatta ketika itu ialah Abdul Moeis. pengarang roman Salah Asuhan; aktivis partai Sarekat Islam; anggota Volksraad; dan perintis majalah Hindia Sarekat, koran Kaoem Moeda, Neratja, Hindia Baroe, serta Utusan Melayu dan Peroebahan.

Hatta mengawali karier pergerakannya di Indische Vereeniging pada 1922, menjadi Bendahara. Penunjukkan itu berlangsung pada 19 Februari 1922, ketika terjadi pergantian pengurus Indische Vereeniging dari Ketua lama dr. Soetomo diganti oleh Hermen Kartawisastra. Momentum suksesi kala itu punya arti penting bagi mereka di masa mendatang, sebab ketika itulah mereka memutuskan untuk mengganti nama Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging dan kelanjutannya mengganti nama Nederland Indie menjadi Indonesia. Sebuah pilihan nama bangsa yang sarat bermuatan politik. Dalam forum itu pula, salah seorang anggota Indonesische Vereeniging mengatakan bahwa dari sekarang kita mulai membangun Indonesia dan meniadakan Hindia atau Nederland Indie.

Kamis, 21 April 2011

10 coordinate conjunction sentences

1.he's confused choose or chocolate pudding
2.lira love ice cream and milk
3.he does not like crowds, but he liked solitude
4.ken sucks so make barbie cry
5.frans not go to london but to America
6.hadi here to make fun lira.
7.desya get good grades, so desya dancing all the way.
8.lira beautiful and captivating
9.Dira not stupid nor smart
10.Dira swim, but not sunbathing.

Rabu, 20 April 2011

pengertian conjuntion

Conjunction (kata sambung) adalah kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, atau kalimat-kalimat dan sebagainya, dan tidak untuk tujuan atau maksud lain.

Konjungsi tidak dihubungkan dengan objek, konjungsi tidak menerangkan kata, konjungsi hanya menghubungkan kata-kata atau kalimat-kalimat dan sebagainya. Oleh karena itu kata yang sama dapat merupakan preposisi dalam bagian yang satu, adverb dalam bagian yang lain, atau konjungsi dalam bagian yang lain pula.

A. Coordinating conjunction

Coordinating conjunction menghubungkan kalimat-kalimat sederajat yaitu kalimat yang satu tidak bergantung pada kalimat lainnya. Kalimat-kalimat yang sederajat dapat digabungkan dengan empat cara yang berbeda dan ini menimbulkan empat jenis coordinative conjunction yang berbeda juga.

B. Subordinating Conjunction

Konjungsi subordinat menghubungkan kalimat pokok dengan anak kalimat. Kata sambung ini misalnya karena, sejak, kalau dan sebagainya. Anak kalimat diawali suordinating conjunction, tidak dapat berdiri sendiri.

Jumat, 08 April 2011

Wishes

I wish I wasn’t here.
I wish everything could be ok.
I’m only here because a few people
Have parts of my heart.
And I can’t leave until I get it back.
Everything’s wrong and its my fault.
If you really knew me.
You wouldn’t pretend everything’s ok
Because I know its not.
It’s dying all around us.
Why is it happening?
I have an idea.
It’s because of me.
Don’t tell me I’m wrong cause I’m not.
Maybe I'm not the reason the whole worlds crashing.
But I'm the reason mine is.

How do you see me cold hearted

How do you see me?

Cold hearted, Desperate, Deadly?

Yes, I am all of these...

I don't really care what is going on...

I want to be forgiven for my sins,

And I am mortal...

I guess I just want forgiveness...

Or maybe just revenge on you, for what you did to me...

For what he did to the one I loved...

Well, maybe I'm meant to suffer for eternity....